Sunday 21st of April 2024

NETRALITAS TNI DALAM MENGHADAPI PEMILU TAHUN 2014

NETRALITAS TNI DALAM MENGHADAPI PEMILU TAHUN 2014

Jakarta, Selasa 03 Juni 2014, Seusai Acara Penyumpahan Hakim Militer Utama dan Hakim Militer Tinggi, Wakil Kepala Pengadilan Militer Utama Brigjen TNI AAA. Putu Oka Dewi Iriani, SH., MH., memberikan arahan terkait memanasnya suhu perpolitikan di Tanah Air yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada tangal 9 Juli 2014 nanti.

Wakadilmiltama memperi penekanan terhadap seluruh jajaran Pengadilan Militer agar bersikap netral saat pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. “Niat baik TNI yang muncul adalah bagaimana TNI memiliki kontribusi yang sangat-sangat positif di dalam mengawal jalannya demokrasi di Indonesia. Karena itu yang menjadi keinginan dan tekad, maka proses politik 2014 harus kita kawal dengan sebaik-baiknya. Seperti apa wujudnya? Demokrasi akan rusak dan cacat di Indonesia jika TNI bermain-main di arena politik.

Beliau menambahkan netralitas adalah hal utama yang harus dijaga oleh prajurit TNI. Jika netralitas tidak terjaga lanjutnya, hal itu dapat membuat prajurit TNI melakukan tindakan-tindakan yang membantu partai politik tertentu, baik sengaja maupun tidak. beliau menegaskan, akan memberikan sanksi tegas kepada prajuritnya jika bermain dalam politik praktis.